see other side of me!

semua hanyalah titipan

beberapa waktu lalu keluarga saya mendapat duka yang sangat. dua orang saudara kami -meski saudara jauh namun sangat dekat dengan kami-, seorang kakek dan cucunya, dipanggil Yang Maha Kuasa dengan cara yang dapat dibilang tragis. kecelakaan di Cikalong, Jawa Barat, sepulang mendaftarkan sang cucu ke sekolah pesantren di sana. hal ini begitu tiba-tiba dan mengejutkan kami. kami yang bisa dibilang jauh saja merasakan sedih yang teramat sangat, apalagi keluarganya yang ditinggalkan.

namun saya melihat sesuatu yang sangat mengharukan dari keluarga mereka. mereka sangaaaaaaaaaaat tabah, percaya bahwa semua sudah direncanakan. tidak ada penyesalan, tidak ada murka, sedih pasti, namun mereka tetap tersenyum, bahagia karena keluarganya menghadap Yang Maha Kuasa dalam keadaan yang baik.

hal ini mengingatkan saya, bahwa kematian itu dekat. namun bukan ini yang ingin saya bahas.

kejadian ini mengingatkan saya, bahwa SEMUA YANG KITA MILIKI SEKARANG HANYALAH TITIPAN DARI ALLAH UNTUK KITA. orang tua, anak, kekasih, harta, semuanya bukan sebenar-benarnya milik kita. kita hanyalah orang yang diberi amanah untuk meramut mereka semua sebaik yang kita bisa. sekuat tenaga kita. jikapun suatu saat mereka harus pergi, bukanlah hak kita untuk menyesali, untuk menangisi secara berlebihan.sedih boleh, tapi tidak perlu menyalahkan, dan kita harus tetap yakin bahwa itulah takdir Allah yang terbaik untuk kita dan untuk mereka.

ya Allah, berilah hamba kemampuan untuk bisa meramut semua titipan itu dengan baik sehingga ketika kami semua menghadapMu, kami berada dalam keadaan yang baikĀ  -Amin-