see other side of me!
orang bilang lima tahun pertama pernikahan adalah masa rawan bagi pasangan suami istri. dan hari ini, lima tahun sudah saya dan suami menjadi suami istri. alhamdulillah, sudah lima tahun perjalanan hidup kami. banyak sekali yang kami alami. bahagia, senang, susah, sedih, marah, kecewa, bangga, semuanya bercampur jadi satu. masih banyak target dan keinginan yang belum tercapai, alhamdulillah juga sudah banyak yang tercapai dan membuat hidup kami lebih lengkap.
kami telah dikaruniai satu orang anak, yang sebenarnya belum direncanakan, tapi alhamdulillah, kehadirannya membuat kami tetap dekat satu sama lain. kalau nggak ada abe, mungkin kami sudah sibuk dengan diri kami masing-masing. saya sibuk dengan kuliah dan semua kegiatannya, dia sibuk dengan urusannya. memang pada akhirnya banyak yang dikorbankan, tapi semua terganti dengan bahagianya melahirkan seorang anak dan membesarkannya hingga ia tumbuh jadi anak yang sehat, cerdas, baik, dan segalanya seperti ini.
kehidupan keluarga kami selama ini, yaaa seperti keluarga muda pada umumnya ya.. masih banyak ‘aku’ dan keegoisannya, berantem,baikan lagi, mesra-mesraan lagi, kesel-keselan lagi, baikan lagi, bahagia lagi, sama-sama sibuk lagi, bareng-barengan lagi, semuanya berputar setiap hari, mewarnai setiap hari kami. alhamdulillah, semua memberikan pelajaran untuk kami sehingga kami bisa terus dan terus memperbaiki diri sehingga lebih harmonis lagi.
alhamdulillah, waktu SMP-SMA suka disuruh masak sama ibu, jadi sekarang pas udah berkeluarga ga bingung, bisa masak apa aja yang dimau *yaa meskipun masakannya itu-itu lagi tapi alhamdulillah suami saya adalah orang yang sangat oke dengan makanan apapun yang saya buat. (bahkan kayanya dikasih makanan basi juga dimakan ;p) dan ga pernah nolak makanan apapun yang saya bikin. yaaa Allah selalu ngasih pasangan yang seimbang ya, saya yang ngedul ini dikasih suami yang ga ngerepotin soal makanan.
dan suami saya ini adalah orang yang selalu ngedukung hal-hal yang saya lakukan. memberi support dalam segala hal. mengalah untuk kepentingan saya. selalu mau berusaha untuk membahagiakan saya. dan yang paling seneng, dia mau aja ngerjain kerjaan rumah tangga macem nyuci piring, nyapu-nyapu, dan lain-lain kalau saya lagi riweuh atau lagi dalam masa supermales. cuma satu kurangnya: belom bisa masak! yaa dia bilang sih mau belajar masak dari mulai motong-motong sampai jadinya. mmm oke nih kalau udah bisa masak. bisa santai2 *nahlohujungnyagaenak ;p
dan alhamdulillah lagi, di keluarga saya, saya selalu diajarkan mengenai berumahtangga. bagaimana seorang istri harus bersikap terhadap suami, bagaimana saya harus bisa ta’dzim sama suami, bagaimana suami harus memperlakukan istri, bagaimana istri harus memperlakukan suami, dan lainnya sehingga apapun yang terjadi, semarah apapun (kalau lagi marah), saya masih dalam batas, tidak sampai parah. cuman satu, sampai saat ini, kami sama-sama masih sering menuntut hak kami, sehingga yaaa kadang-kadang suka adaaaa aja yang bikin marahan. tapi marahan juga ga lama, karena langsung dibahas, diselesaikan, daaaaan jadi lebih romantis lagi. asik kan? ;p
yaaaa itulah sekelumit cerita hidup saya, alhamdulillah sudah lima tahuuuuuun :) semoga banyak yang kabita dan pengen segera berumahtangga sama pacarnya mungkin? hehe percayalah, berumahtangga itu enak loh, dan ga selalu memaksa kita untuk menelan mimpi kita ko, asal kita bisa fokus, dan bisa bagi waktu. yaaa saya juga masih belajar ko, dan saya juga sekarang lagi membangun mimpi buat kehidupan saya dan keluarga saya. mudah-mudahan saya bisa sukses dunia akhirat, bisa jadi istri solehah, bisa jadi ibu yang baik dan bisa membimbing anak-anak, bisa jadi anak yang berbakti pada orang tua, jadi adik dan kakak yang baik buat adik dan kakak, bisa jadi ‘orang’ yang memberikan kontribusi bagi sektiar, dan bisa jadi lebih baik dari yang saya pikir saya bisa. amin :)
happy 5th anniversary, my lovely, Dadang Rohiman :*
